Strategi Jualan Laris Manis di WhatsApp

Anda juga bisa kuasai semua strategi jualan laris manis di WhatsApp. Kami hanya merekomendasikan strategi yang telah terbukti berhasil.

Ini salah satu strategi jualan di WA yang diajarkan mentor kami. ANda juga boleh pakai strategi ini, agar lebih mudah dapat pembeli.

Silahkan di coba. 🙂

Pertama, pahami hal-hal teknis di WA.
Seperti memisahkan nomor WA pribadi dengan bisnis, buat akun email yang khusus untuk save database lewat google contact, install auto text, matikan auto download file, tentukan mau segementasi yang seperti apa, isi tiap list broadcast maksimal 150 kontak saja, dan buat perencanaan konten.

Makin lengkap persiapannya, makin mudah nanti jualan di WA-nya.

Kedua, sebar lead magnet yang berkualitas dengan jumlah lebih dari 1.

Lead magnet adalah umpan yang kita tawarkan agar calon pembeli mau memberikan kontak mereka. Prinsipnya, semakin berkualitas lead magnetnya, semakin berkualitas kontak yang didapat.

Dan jumlah lead magnetnya jangan cuma 1.
Anggap aja WA itu seperti mall, kalau pintu masuknya cuma 1, maka pertumbuhan kontak WAnya cenderung lambat.

Kalau mau cepat rumusnya ini -> sebar banyak lead magnet berkualitas, dalam jumlah banyak, serutin mungkin.

Setelah dapat beberapa kontak WA calon pembeli.
Jalankan konten yang sudah direncanakan sebelumnya berdasarkan lead magnetnya.

Kalau lead magnetnya adalah penawaran produk, maka langsung closingkan di tempat. Kalau lead magnetrnya adalah sesuatu yang gratisan, maka perlu digiring sampai tertarik dengan produk yang dijual.

Gimana cara giringnya?

Beri tahu informasi produknya tipis-tipis, hehe.
Lewat status atau broadcast.

Nah, dari sini kita ukur.
Kalau banyak yang respon positif maka kontak baru sudah siap dijual dan biasanya pas jualan akan laris.
Tapi kalau responnya masih kecil, maka panas-panasin aja dulu. Jangan buru-buru menawarkan.
Nanti kontak yang sudah susah payah dikumpulkan akan hilang, hehe. 😁

Pas jualan, juga gak jualan gitu aja. Saya akan kirimkan beberapa iklan.

Iklan pertama Saya tujuannya cuma dapatin leads.

Apa itu leads?
Leads adalah mereka yang tertarik dengan produk kita.
Ciri-ciri mereka adalah ngasih data janji mau transfer, hehe

Mereka yang sudah kasih data, Saya labelin dengan kode khusus.

Intinya iklan pertama Saya tujuannya banyakin leads aja dulu, bukan buat closing.

Kalau ada yang closing di hari itu ya bagus.
Tapi kalau gak closing dari iklan pertama gak papa.
Karena Saya punya rencana selanjutnya, hehe.

Beberapa waktu kemudian, Saya jalanin Iklan kedua, buat tambah jumlah leadsnya.

Kenapa leads harus banyak?

Karena orang Indonesia banyak yang suka nunda.

Daripada kita ngeluh sama hal ini, mending terima aja kenyataan.

Kalau leadsnya udah banyak, baru saat penutupan promosi, Saya follow up satu-satu.
Follow upnya pakai strategi supaya gak di PHP-in, hehe 😝

Ya, salah satu kekuatannya WA itu adalah follow up.
Belum ada media promosi yang ngalahin WA dalam kehebatan follow upnya.

Setelah semua strateginya jalan, tinggal tunggu deh transferan masuk, hehe.

Dengan cara main WA seperti ini, jujur aja Saya lebih mudah dapat pembeli. 😊

Oh ya, yang barusan ini baru satu model jualan di WA ya.
Aslinya masih banyak teknik lainnya.

Nah, yang pakai WA buat jualan, mau tau gak teknik lainnya?
Kalau belajar semua tekniknya sekaligus mau atau mau banget?
😁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *